body {background:$bgcolor;background-image:url(http://i46.photobucket.com/albums/f143/tamita2000/blog2-5.jpg);background-position: center; background-repeat:no-repeat; background-attachment: fixed;margin:0; color:$textcolor; font:x-small Georgia Serif; font-size/* */:/**/small; font-size: /**/small; text-align: center;
World of RADIOLOGI
Arna

Followers

Rabu, 02 April 2014

9 APRIL 2014

Selamat datang dibulan yang paling unik. Tahukah engkau disudut sana, telah berdiri rumah-rumah sakit jiwa pribadi untuk menyiapkan dirinya menjadi gila. Didalam sana ada seorang pemuda dan bagian dr beberapa deretan nama-nama yg mengatas namakan dirinya rakyat, padahal kemarin ia sibuk mengonarkan bau-bau kemenyan yg berpeluh dusta. Di sana sini kulihat spanduk-spanduk kebenaran menebarkan janji-janji pembebasan, panggung-panggung kemakmuran, dan dikte-dikte kebohongan. Hari ini uang-uang seperti roda cinta yg begitu mudah menyelinap disaku masyarakat lalu berbisik "aku ada dibalik segala maksud, grativikasi" Mobil-mobil kampanye bahkan tak bisa kuhitung satu per satu yg lalu lalang dirumah yg satu kerumah yang lain. Mereka suka beronani dengan pesta kata-kata, janji-janji bising didalam lapangan sepak bola dan kemacetan lalu lintas kota. Lalu aku bersemedi dipuncak tertinggi jiwa, kusaksikan bunga hyena menari didalam batinku menyusun pola-pola strategi kemanusiaan, dan sekuntum kecupan datang dalam naluriku. Aku menyaksikan wajah indonesia hari ini dengan penuh ambisi mengalahkan negara-negara lain dengan segala kebingungan, aku lihat pemimpinku berdialektika partai sementara roda kekuasaan menjadi macet dilorong kehidupan berbangsa dan bernegara. Aku sungguh kebingungan. Dokter sudah mau jadi pemimpin. Perawat sudah mau jadi pemimpin. Petani sudah mau jadi pemimpin Nelayan sudah mau jadi pemimpin Peternak sudah mau jadi pemimpin. Guru sudah mau jadi pemimpin. Pelacur sudah mau jadi pemimpin Artis sudah mau jadi pemimpin yg lain-lain sudah mau jadi pemimpin. Apakah pemimpin ini harus bagaimana? Lalu siapakah yang akan mengurusi bangsa? Lalu siapakah yang akan beternak, bertani, mengajar, menjaga pasien, dan berdiri didepan gedung-gedung prostitusi? Selamat datang hari rabu, 9 april. Semoga kita akan menjadi satu wajah jenaka yg akan menertawakan org-org gila yg baru. Mks, 2-april-2014 ( Sudhas Rishal Sawil)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Most Read